Posts

Showing posts from February, 2010

Aku Selalu Menanti

Kupandangi kau dari kejauhan.. Seakan tangan ini ingin menyentuhmu perlahan.. Tanpa basa-basi dan tanpa sebuah kesadaran.. Jiwaku semakin berontak untuk mencoba mendekatkan.. Taukah engkau.. aku selalu ada disini untuk bertahan.. Mempertahankan semua kisah kita yang mungkin kau lupakan.. Tapi langkahku terhenti ketika aku berjalan.. Semua terasa sepi saat aku mencari dan mencoba menemukan.. Aku tak akan mampu melihatmu lagi.. Aku tak akan bisa menjamah dinginnya tanganmu kembali.. Engkau telah melangkah terlalu jauh untuk pergi.. Apakah kau tak tau, aku disini selalu memandangimu.. Hanya langkah dan jejakmulah yang diinginkan hatiku.. Ingin rasanya kuikuti alur hidupmu.. Membaca diarymu seperti dulu dalam hidupku.. Menutup lembaran lama yang berganti baru.. Setidaknya kau mengerti tentang semua yang ada dalam fikirku.. Tapi apa, Kau telah jelas melupakanku... Sahabatku.. Aku ingin mengenalmu kembali.. Menapak kehidupan kecil kita yang dulu ada.. Aku ingin memberimu sebuah senyuman lagi...

Segera Temui Hatimu Sendiri

Jika.. Otakku selalu bertanya Mengapa..? Karena setiap manusia adalah bentuk sebuah hati.. Karena hati begitu lembut dan mudah terlukai.. Karena luka adalah sebuah sakit yang tak terhenti.. Karena itu aku Ingin tau semua Obat penghenti luka ini.. Dan karena alasan itupun, aku akan berhati-hati dengan hati.. Jika... Jika pikiranku bertanya siapa...? Dia yang selalu ada dan tak pernah terlihat dalam setiap hariku.. Dia yang akan menemani setiap waktu yang selalu membutuhkannya.. Dia yang akan pergi ketika aku tertawa.. Dia yang akan datang ketika aku menangis.. Dia yang akan membasuh wajahku dengan segenggam air suci itu.. Dia yang akan menerima semua salah-salahku tanpa ini itu.. Dia yang akan memberiku sebuah pengertian yang selama ini menghantuiku.. Dan apakah ada "Dia" yang seperti itu selain "pemilik" hatiku.. Jika.. Jika seseorang yang akan bertanya padaku.. Buat apa semua ini.. Untuk apa cerita ini.. Bagaimana jalur ini.. Dan mau sampai kapan seperti ini.. Seka...

Sebuah Mimpi Tetang Pangeranku

Aku bukanlah Aku.. Saat aku menyadari sebuah kesendirian.. Saat aku menyadari seberkas kekosongan.. Saat aku mulai berani membiarkan egoku menang.. Dan saat aku mulai membisu oleh semua acuhan.. Aku Adalah aku.. Mereka tak tau jalan hidupku.. Penuh dengan tantangan yang berliku.. Mengharap seorang pengeran yang menemuiku.. Memberikan sebuah kecupan indah di keningku.. Dan tangan kekarnya meraih rapuhnya tubuhku.. Aku adalah jiwaku... Jiwa yang ingin selalu mempelajari tentang cinta.. Jiwa yang selau dan selalu ingin tau tentang sebuah rasa.. Jiwa yang selalu mendamba seorang atas raganya.. Dan jiwa yang akan bisa terbang bersama pengeran hatinya... Aku adalah hatiku.. Semua yang ku mau itu hanya aku.. Sampai kapal ini tak sempat menemukan kemudinya.. Berlari menjauh dari dermaga menuju pulau nan elok disana.. Pulau kecil yang bernama Cinta... Tapi aku tetaplah aku.. Selalu berjalan tanpa diiringi pangeranku.. Mencari sendiri sebuah jawaban atas tanya-tanyaku.. Pembawa sebuah kebahagiaa...

Aku Tak Akan Menemukan Jejakku

jika aku menjadi batu, mungkin aku akan diam mematung di tempatku berada, Menghadapi semua yang akan menerjangku.. Menantang angin yang akan selalu melewatiku.. tapi aku bukan batu, aku seorang yang mempunyai "sesuatu", inilah sebuah arti yang mungkin ku cari. bahwa aku tak selalu dibutuhin, bahwa aku tak ingin menggantungkan hidupku, bahwa aku ingin selalu memperhatikan, bahwa aku ingin selalu berada dalam keadaan yang baik-baik saja. tapi saat ini aku tidak sedang baik-baik saja, bathinku terluka, luka hatiku menganga, perasaanku tersobek, jantungku tersayat, jiwaku sedang di lukai, dimana dan kemana aku akan mencari obat itu, kapan dan bagaimana dia bisa begitu sangat membuatku sakit, Untuk dan buat apa aku menjadi seperti ini ? sayatan ini sangat dalam tuhan, sayatan ini begitu ngilu, begitu sakit, dan begitu menyiksaku !! Jiwaku runtuh oleh terjangan itu, menepis semua yang seharusnya tak terjadi, menjadi pertanyaan yang seharusnya segera kujawab, kenapa aku merasa hidup...

Pemilih Bahagia di Atas Menu Derita

Aku ngga' mau perasaan ini salah.. Ketika aku mengingat yang terlewat sudah.. Ketika aku merenungkan semua kisah.. Aku tak mau terus dan terus mendesah.. Aku hanya ingin membuang semua keluh kesah.. Aku memang selalu begini.. Menjadi seorang yang selalu berdiri sendiri.. Seakan-akan aku di tuntut untuk berlari.. Mengejar kenari yang terbang jauh tinggi.. Aku tak tau, kenapa aku harus menyadari.. Sebuah kehidupan yang penuh dengan Duri.. Ketika hatiku mulai menyadarinya.. Semua pasti tak kan pernah mau menerka.. Kepentingan merekalah satu-satunya.. Pemilih bahagia diatas menu derita.. Oh.. betapa sulitnya.. Kenapa malam ini terasa begitu panjang.. Disaat hatiku terpacu ingin terbang.. Bersama ribuan, bahkan jutaan Burung" itu.. Aku ingin segera mengahiri yang menyiksaku.. Sebuah kehidupan dengan kehampaan.. Kehampaan yang menuju kekekalan.. Dan diatas Cinta aku katakan.. Aku ingin lenyap dan hanyut dalam kebahagiaan... Live in Love Membiarkan hidup mengalir bagai air, berpegang...

Akulah Sang Cinta...

Jika kau tanya bentukku... Lihatlah rembulan.. Terasa indah jika kau pandang dari bumi... Terasa jauh untuk kau gapai.. Dan terasa sangat hangat menyengat hati.. Jika kau tanya Rasaku.. Terasa manis disaat engkau bahagia.. Terasa hampar jika kau tak menggunakannya.. Sangat pahit jika kau menderita.. Dan mungkin akan terasa sangat asam ketika kau dihianati... Jika kau tanya tentang duniaku.. Aku menyebar di seluruh dunia.. Tinggal di hati yang sedang jatuh karenaku.. Jauh dari perasaan yang acuh olehku... Dan akan terbang bersama Ego-ego yang memenangkanku... Dan jika kau tanya tentang kebahagiaanku.. Aku bahagia hidup dengan ketulusan.. Aku bangga bersanding dengan pembuktian.. Aku senang berjalan dengan kesederhanaan.. Aku terhormat berada di kursi keihlasan.. Itulah sedikit tentang aku... Sedikit tentang rasaku.. Dan sedikit tetang Inginku.. Akulah Sang Cinta... Dan mereka akan Tunduk akan mauku... Selamanya... Live in Love Membiarkan hidup mengalir bagai air, berpegang pada hati, d...

Ajari Aku

Ya Allah... Ini adalah do'aku.. Ini adalah keinginanku... Ini adalah sebuah permintaanku.. Ya Allah.. Jadikan hariku disini menjadi sebuah kebaikan untukku.. Aku terlalu dangkal untuk menjadi lautan ilmumu.. Aku terlalu kecil untuk menyebrangi Panjangnya jembatan Kuasamu... Aku masih terlalu kerdil untuk menggapai semua anganku... Ya Allah... Aku ingin lebih dari ini.. Semua kemampuan ini.. Aku menyadarinya Ya Allah.. Tetap Bimbinglah aku seperti semalam... Tetap ajaklah hatiku seperti aku Mebaca ayat-ayatmu... Semalam adalah keindahan untukku... Aku mampu melawannya... Aku mampu lolos dari jeratan yang membuatku tertusuk.. Dan aku mampu melakukannya... Tidurku lelap... Pagiku cerah... Tanpa beban aku melangkahkan kaki ini... Sebuah garis tipis yang selalu menemaniku sepanjang hari.. Ajari aku tentang ada-Mu ya Rabb... Berikanlah aku pengertian tentang alammu... Bahwa kehidupan ini singkat.. Sesinggkat engkau mengambil cahaya mataharimu.. Live in Love Membiarkan hidup mengalir baga...

Dulu Dan Sekarang

Dulu bagiku, kamulah jiwaku.. dulu bagiku, Kamulah hidupku.. Dulu bagiku, kamu tujuanku... Dan dulu pula, Bagikau yang selalu mampu menyinariku.. Tapi.. Setelah kau angkuh dengan dirimu.. Setalah kau anggap dirimu benar.. Dan kau benarkan semua ego-egomu.. Ego yang tak seharusnya... dan seharusnya aku tau itu sejak dulu.. Aku Tau.. Kamu dan semua hidupmu.. Kamu dan segala urusanmu.. Kamu dan semua duniamu.. Dan aku tau "itu jauh dariku".. Dari angan-angan yang ku buat.. Sekarang.. Aku tak akan mengulangnya.. Kebodohan Jiwa rapuhku.. Keluguan mata hatiku.. Dan sebuah ketulusan yang kau abaikan.. Kamu akan ku jauhi.. Dan Rasa ini akan Kusudahi.. Bodoh Engkau.. Kau anggap duniamu adalah nyawamu.. Ada Tuhan yang lebih tau.. Kau Anggap dirimu adalah raja... Ada Tuhan yang lebih Berkuasa... Kau Anggap hati seseorang adalah sebuah permainanmu.. Ada aku yang akan menghentikanmu.. Taukah Engkau.. Kau tak jauh dari pada seorang pecundang.. Yang takut akan semua perasaan seseorang.. Per...

Antara Tetes Hujan Dan Sinar Matahari

Antara Tetes Hujan dan Sinar matahari... Orang selalu menghindar ketika hujan datang... Berlari secepat mungkin untuk jauh darinya... Tetesan air langit yang turun tanpa menunggu persetujuanmu... Yang lama-lama menjadi sebuah kubangan air yang menghanyutkan... Apa yang kau takutkan dari Hujan..?! Antara Tetes Hujan dan Sinar matahari... Seseorang berkata "kapan hujan itu tiba" ..?! Menyiram kegersangan ini... Menumbuhkan benih-benih yang tertabur... Menciptakan kesejukan yang telah lama hilang... Dan mungkin akan menjadi siraman bagi jiwa-jiwa yang tandus... Menjadikan mereka subur dan bersemi... Apa yang kau risaukan dari hujan...?! Antara Tetes Hujan dan Sinar matahari... Tapi tidak dengan matahari... Setiap saat, setiap hari, dan selalu setiap waktu... Tak ada yang bisa lari darinya... Tak ada yang bersembunyi dari sinarnya... Tak ada yang mampu menepis kehangatannya... Apa bedanya tetesan Air hujan dan Sinar matahari... Seolah bingung tanpa pegangan aku dibuatnya... Disaa...

Kepercayaan

Satu kata sejuta makna.. Satu kata berhati dua.. Satu kata penumbuh Cinta.. Satu kata pembuat kebencian.. satu kata "kepercayaan".. Engkau Ingkar, duniamu hancur.. Engkau salah, dunia akan menghantammu.. Dengan kerasnya batu.. Derasnya Ombak di pantai lepas.. Perihnya bak luka terkena asam.. Engkau Baik, duniamu Indah.. Seindah Matahari dilangit.. Bulan dimalam hari.. Dan ombak yang teratur menyenangkan.. Jagalah dia .. Pupuklah indahnya.. Sebuah kepercayaan.. Untuk dirimu dan kehidupanmu.. Kehidupan bertabur cinta.. Live in Love Membiarkan hidup mengalir bagai air, berpegang pada hati, dan berjalan dengan cinta.

Ini Aku, Bukan Kamu

Ambillah apa yang kau ingin kau ambil Semaumu.. Sesuka hatimu.. Dan sekenamu.. Mungkin aku masih terlalu bodoh.. Aku selalu begini... Ingin tau, Dan aku tak ingin ragu... Ingin mengerti tanpa sebuah teka-teki... Dan ingin bisa, tapi bukan begini caranya... Harusnya engkau bisa tau semuanya... Ini aku, bukan Kamu... Ini caraku, bukan caramu... Ini kehidupanku, bukan kehidupanmu... Ketahuilah itu... Ketahuilah satu hal... Aku ingin kau memahamiku... Aku terlalu sering memohon... Aku teramat kerap meminta... Bahkan jika semua Kubanding-bandingkan.. Deraian air mataku tak kan sanggup kutampung... Untaian kata ini tak sanggup mengartikannya... Dan Langkah kakiku, tak kan mampu Menjangkaunya... Pengertianmulah satu-satunya jalanku... Jalan menuju kehidupanku... Kehidupan yang penuh dengan cinta... Live in Love Membiarkan hidup mengalir bagai air, berpegang pada hati, dan berjalan dengan cinta.